Proyek DSLNG

KEGIATAN

Proyek DSLNG

DSLNG merupakan proyek LNG pertama di Indonesia yang menganut model pengembangan usaha hilir, yaitu memisahkan kegiatan hulu pasokan bahan baku gas alam dari kegiatan hilir memproduksi LNG, berdasarkan Undang-undang Migas No.22/2001.

Rencana Pengembangan

Pengembangan pabrik LNG berjalur satu (single-train) terutama bertujuan memanfaatkan gas alam di Sulawesi Tengah yang belum termonetisasi, melalui penerapan model bisnis LNG hilir yang pertama di Indonesia, sehingga mampu mengalihkan beban investasi dari pemerintah ke para pemodal.

Pemasok Gas

Indonesia akan mendapat keuntungan dari proyek pengembangan gas alam DSLNG dan LNG terpadu melalui pendapatan dari bisnis hulu dan hilir.



Pembeli LNG

Dengan kapasitas produksi sebesar dua juta ton per tahun, Kilang Donggi Senoro LNG mampu mengirimkan sekitar 36 kargo LNG per tahun. DSLNG telah menandatangani komitmen pengiriman LNG jangka panjang dengan tiga pembeli yaitu Chubu Electric, Kyushu Electric, dan Korea Gas Corporation. Bila para pembeli jangka panjang ini tidak mengambil kargo tersebut, maka kargo LNG ini dapat tersedia di pasar spot LNG.

Fakta-fakta LNG

LNG memungkinkan pengangkutan gas jarak jauh ke pasar di mana pengiriman pipa tidak ekonomis.

Industry Update